My Family

Kesederhanaan keluarga membentuk saya menjadi pribadi yang mandiri, berfikir dan penuh pertimbangan dalam menentukan sesuatu.

Graduation Moment

Ada banyak hal yang berkesan dalam hidup ini, diantaranya ketika kita berhasil melewati proses-demi proses pendewasaan.

Kegembiraan

Selalui ada hal yang mengejutkan yang membuat kamu selalu bersemangat melewati berbagai tantangan didepan, feel free and get realax.

Masa Depan

5 Point masa depan yang saya tulis adalah hal yang realistis yang saya yakin saya mampu melakukannya.

Work hard Pray Hard

Sealalu bersyukur dengan apa yang telah saya terima atas kegagalan dan keberhasilan, dan senantiasa terus berharap untuk menjadi yang lebih baik lagi kedepannya.

Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts

Thursday, January 1, 2015

4 Hal Yang Membuatmu Berhasil


Sadar bahwa banyak kekurangan dalam diri ini menjadikan saya pribadi yang selalu korektif dalam segala hal. Selalu introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas pribadi dalam segala bentuk aktifitas. Namun apapun yang terjadi bahwa hidup itu harus di syukuri, nikmat yang telah Allah berikan pada saya begitu banyak, menjadikan saya memahami apa sebenarnya makna hidup seutuhnya. 

Masalah itu bukan masalah, masalah itu kehidupan. Tidak ada hidup yang tanpa masalah, manusia hidup karena masalah itu sendiri. Mulai dari dalam perut ibu, seorang bayi sudah memiliki masalah, masalah bagaimana keadaan kesehatannya dalam kandungan, masalah bagaimana ia nanti dilahirkan dan masalah yang nanti akan ia hadapi setelah lahir. So... "masalah" itu kehidupan itu sendiri bukan, tidak ada yang salah dengan masalah, yang ada adalah bagaimana kita menghadapi dan memperlakukan setiap permasalahan yang kita hadapi itu. Jadi buat saya ini merupakan sebuah kewajaran dalam hidup yang tidak harus dipermasalahkan. 

Dibalik itu semua, manusia memiliki cita-cita dan keinginan yang senantiasa mereka terus coba dapatkan, sebagian ada yang berhasil di capai sebagian lagi belum berhasil. Setiap orang memiliki perbedaan tingkat keberhasilannya masing-masing. Ada yang kurang berpengalaman, kurang persiapan, kurang perhitungan, kurang dukungan, atau butuh waktu lebih lama dibandingkan dengan orang lain. Kekurangan itu yang membedakan. Terus belajar dan berusaha dengan meminta dukungan sang pencipta (doa) adalah jalan terbaik untuk mengurangi "kekurangan" itu. Dibutuhkan kesabaran dan ketegaran jika kiranya apa yang kita inginkan belum kita dapatkan.

Dalam meraih cita-cita, saya menerapkan 4 hal agar apa yang kita inginkan berhasil kita dapatkan/capai, tingkat kebrhasilannya mungkin akan berbeda pada setiap orang, namun selama ini saya merasa cara ini adalah yang terbaik dan memberikan hasil.

1. Tekad
Semua orang harus memiliki tekad yang kuat untuk mengejar cita-citanya. Kita harus memiliki keinginan, menanamkannya di benak kita bahwa "saya harus bisa". buatlah kalimat afirmasi yang positif semisal "saya adalah pemberani", "saya adalah manusia super" atau lebih spesifik lagi "saya harus lulus", saya bisa melakukan pekerjaan ini". Kekuatannya dapat membuat kita yakin dan bersemangat dalam mengejar apa yang kita inginkan. 

2. Usaha
Tidak akan ada beras yang bisa dijadikan nasi jika tidak ada petani yang menggarap sawah. Tidak ada keinginan yang bisa didapat tanpa usaha. Tidak ada cita-cita yang akan tercapai tanpa upaya-upaya nyata. Maka melakukan sesuatu yang mendukung pada apa yang menjadi keinginanmu agar terkabul adalah hal yang logis dan alamiah. Karena dalam setiap usaha yang kita lakukan ada 2 nilai kebaikan yang mendukung pada keberhasilan, pertama nilai pembiasaan dimana kita akan terbiasa dengan budaya kerja keras untuk mendapatkan sesuatu, dan ke dua adalah nilai doa dimana tuhan akan melihat apa yang sedang kita lakukan untuk kebaikan hidup diri kita sendiri dan orang lain disekitar kita, sehingga memudahkannya untuk sampai lebih cepat pada cita-cita yang akan kita raih.

3. Doa
Setiap usaha yang kita lakukan harus dibarengi dengan doa. Doa akan membuat usaha-usaha kita lancar dan dipermudah, membuka hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, memberikan kesempatan yang tak terduga, dan memberikan hasil diluar dugaan kita. Dalam doa butuh kesabaran dan keikhlasan, dalam doa butuh pembiasaan dan pengkhususan. Misal rajin beribadah sesuai waktunya, menjalankan sholat sunah tertentu (Duha, Tahajud), serta bersedekah. Jangan anggap sepele hal ini karena sudah banyak orang melakukannya untuk mendukung usaha-usaha nyata mereka dengan hasil yang ajaib.

Saya membagi doa kedalam 3 jenis 
1. Doa "pembiasaan" yang kita panjatkan sendiri yaitu permintaan kita kepada tuhan secara langsung, baik doa yang kita ucapkan setiap saat, atau setelah  sholat lima waktu (misal : Bersyukur, meminta diberikan kesehatan, dan permintaan yang umum dan ringan). Khusus untuk bersyukur juga merupakan doa yang baik dimana Allah akan menambahkan nikmat bagi orang-rang yang bersyukur, maka selalu bersyukurlah atas apa yang telah Allah berikan pada kita baik yang kecil ataupun yang besar.
2. Doa "khusus" yang kita panjatkan dengan melakukan sholat sunah tertentu, misal ingin mendapatkan rizki dengan melakukang sholat sunah Duha, ingin dikabulkan permintaan khusus dengan sholat Tahajud. dan sholat-sholat khusus lain dengan permintaan khususnya.
3. Doa "Orang" yang ada disekeliling kita. Doa yang mustajab salah satunya doa dari orang tua terutama Ibu. Mintalah doa padanya agar dipermudah atas setip usaha yang kita lakukan. Selanjtnya doa anak Yatim/Piatu juga salah satu doa yang mustajab. yang terakhir adalah doa orang-orang soleh dam solehah, doa ini bisa kita mintai pada anggota keluarga kita, teman, kerabat atau orang-orang terdekat lainnya. 

4. Sabar
Tidak semua orang yang berusaha diberikan keberuntungan secepat yang ia inginkan. Kita harus bersabar karena selalu ada proses yang harus kita lewati dan harus kita tunggu dimana membutuhkan kesabaran untuk mendapatkannya. Kesabaran itu adalah bentuk ketakwaan yang menguatkan, tidak banyak orang yang bertahan dan bahkan prustasi dengan keadaan. Kesabaran bukan menunggu sambil perpangku tangan, duduk diam meratapi. Disinilah kita sedang diuji dan introspeksi diri, apa yang kurang, apa yang berlebihan, sudah benarkah apa yang kita lakukan dan apa yang sebaiknya kita lakukan. Koreksi atas apa yang kita lakukan adalah bentuk kesabaran yang terbaik, dimana akan selalu ada alternartif lain yang membuat kesabaran itu membuahkan keberhasilan.

Kita berdoa mudah-mudahan setiap upaya yang kita lakukan selalu medapat dukungan Allah SWT dan orang-orang sekitar, karena lewat tangan-tangan itulah setiap usaha yang kita lakukan akan dipermudah dan diringankan.
Mungkin itulah ke 4 hal yang bisa membuat kita berhasil, semua memilki ketergantungan satu sama lain. Tidak ada keberuntungan yang benar-benar beruntung, semuanya harus melalui jalan-jalan yang alamiah untuk selanjutnya melalui jalan-jalan tersebut kita mendapatkan keberuntungan didalamnya.

#theendofthestory
"usiamu adalah buku tebal yang berisi tulisan-tulisan kehidupan, jika kau tulis dengan hal-hal baik, maka banyak orang yang akan membaca kebaikan itu, hal yang demikianlah yang membuat kehidupanmu berhasil"
-jali gojali- 



Wednesday, January 8, 2014

Film Pendek "I'm Free tobe Whatever I"


“kalau lu gak bisa jadi pohon, jadi aja rumput. Tapi rumput yang gak buat orang kepleset licin saat jalan di tanah”
-jali gojali-

Halo sobat HIDVI, udara bebas yang kini dirasakan membuat atmosfer berkarya dalam diri ini semakin tinggi aja. Bebas tuh maksudnya setelah 4 tahun menempuh pendidikan Sarjana S1 yang cukup menguras waktu dan fikiran kini saatnya “applying what you’ve got” dari apa yang telah kamu pelajari selama ini. Setelah sibuk dan puyeng-puyeng gimana gitu sama tugas-tugas akhir yang bikin waktu dan konsentrasi kita terkuras habis. Tapi alhamdulillah deh semua tantangan yang diberikan bisa terjawab dan terlaksanakan.
Well its time to free tobe whatever are you. Minggu kemaren nekad beli sepedah MTB (mountain bike) dan hari minggu nya langsung di geber ke arah Cibaliung sendirian saja. Try to take a long journey with my Giant MTB, gowes menyusuri jalanan arah Citeureup-Cibaliung dan menikmati udara pantai daerah itu. Pokoknya sejauh mungkin yang saya bisa dan nampaknya ini rute terjauh perdana yang saya lakukan, sampai kram otot paha terjadi berkali-kali. Ma’lum lah karena sebelumnya engga sama sekali geber sepedah jauh-jauh sendirian pula, and look what I can do baby, I found the harmony of nature, reaching the amazing beach with so many shell spreading on the sand. Untung perlengkapan dokumentasi dibawa semua yang akhirnya muncul ide untuk bikin film pendek yang bertemakan “Kebebasan”
Ide yang keluar sih simple karena momen nya sih merayakan kebebasan “celebrate the freedom from the educational pressure”, apa maksudnya? Maksudnya tuh merayakan kebebasan dari tekanan yang terjadi selama kuliah. Sebenarnya selama kuliah gak tertekan juga sih, tapi tetep yah namanya belajar dan menuntut ilmu itu ada target dan beban yang harus di pikul, butuh waktu dan fikiran itu tadi untuk “concetrate to that duties”. Dan pokoknya saya sudah lulus...



Keranjingan dengerin lagu "Whatever" miliknya OASIS yang dijadiin Advertisement Soundtrack nya Cocca Colla yang bertema “reason to believe” yang sering kita denger di televisi beberapa tahun kemaren, membuat saya terinspirasi dari isi lagunya yang kurang lebih seperti ini liriknya:

I’m free tobe whatever I
What ever I choose and I’ll sing the blues if I want
I’m free say whatever I
Whatever I like its wrong or right is alright

Always seem to me
You only see what people want you to see
How long its gonna be
Before we get on the bus
And cause no fuss
Get a grip on yourself
It don’t cost much

Intinya artinya tuh “bebas” mau ngapain aja, mau jadi apa aja, terserah heheuu...
Setelah punya ide bertemakan kebebasan tersebut, dilanjut proses ngambil gambar video yang kebetulan saya sendir yang jadi kameramennya, pemerannya, pengisis suaranya dan editor videonya. Yahh namanya juga video amatir ya begitulah, yang penting tuh “how to realize your idea”
Proses “take” yang hanya dilakukan sendiri memang harus pake trik, walau repot tapi saya menikmati itu. Kalau tehniknya sih udah faham betul, secara udah belajar dengan baik dan benar sebelumnya. Kayak semisal, long shot, medium sama extrem tuh dipake di film ini. Semuanya ingin membangun video yang dinamis dan bisa merepresentasikan pesan dari video ini.
Kemudian ada prolog yang saya susun sendiri tentang konsep kebebasan, sudut pandang kebebasan dari diri saya sendiri, dan pesan yang ingin disampaikan. Dilanjutkan dengan monolog dan pesan penutup. Untuk sebagian orang mungkin sulit dimengerti, karena gaya bahasa yang dipakai adalah khiasan yang mewakili maksud utamanya, seperti berikut ini,
1.     “kalo lu pikir jadi orang itu susah, lu harus ngaca, rumput aja yang gak diurus bisa tumbuh, banyak ngasih manfaat buat kita”
2.       “Lu liat deh semut, kecil, item, idup lagi.. hehe...  tapi hebat mereka bisa bangun istana”
3.      “Tapi kalo lu gak bisa jadi pohon, jadi aja rumput, rumput yang buat orang gak kepleset licin saat jalan di tanah”
4.      “Kata orang dulu bilang bumi itu rata, dan good news buat lu men bumi itu bulat, siap-siap nunggu giliran lu muter ke atas”
5.      “Orang jenius bilang laut itu lebih luas dibandingkan darat, tadinya gue gak yakin, tapi pas gue liat google eart bener juga, laut itu lebih luas dibandingkan daratan bro, lu bebas nyari apa aja disini termasuk nyari kebebasan itu sendiri”
6.       “I’m free tobe what ever I”

Maksud/artinya seperti ini:
1.   Semua orang memiliki hak yang sama terhadap hidup, orang gila aja yang terlantar dijalanan masih punya hak untuk diperlakukan sebagai manusia waras. hidup itu harusnya penuh syukur dan senantiasa berguna bagi orang lain, karena dengan seperti itulah kita bisa bertahan hidup.
2.    Liat deh hal-hal kecil yang membuat orang-orang menjadi besar, hal sepele kadang menginspirasi orang dan menjadikannya besar. Tumpukan sampah yang menjadi berkah misalnya sudah banyak orang yang kaya karena nya, tetapi tentu dengan tekad dan kemauan yang harus ada dalam diri kamu.
3.     Tapi kalo gak bisa atau belum bisa jadi orang yang besar, jadi aja orang kecil atau orang sederhana yang gak nyusahin orang, dan se-engganya harus punya manfaat bagi orang-orang sekitarnya. Entah apa yang kamu bisa lakukan, lakukanlah walau Cuma sesederhana yang kamu bisa.
4.     Kita itu di dididk untuk tunduk pada aturan-aturan ortodok yang turun temurun, yang kadang membuat kita gak bisa liat kesempatan dan sulit belajar dan beradaptasi dengan raelita yang ada. Padahal kabar gembiranya bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk bergerak keatas dan menjadi yang terbaik.
5.    Kita itu masih sulit percaya dengan teori dan jarang mengacu pada ilmu pengetahuan atau penelitian orang-orang terpelajar. Karenanya fikiran kita tertutup dan terbatas pada apa yang kita rasa dan kita lihat saja, padahal diluar sana banyak hal yang membuat kesempatamn kamu terbuka lebar yang membangkitkan inspirasi kamu untuk menjadi lebih baik lagi.
6.    “saya bebas untuk menjadi apa saja”

Sebenarnya secara estetika, sebuah film itu biar penonton yang mengartikannya sendiri, karena sifatnya yang bisa memunculkan berbagai kesimpulan yang mungkin berbeda untuk setiap orang.

Setelah saya posting film pendek tersebut di dinding facebook pribadi, banyak komen yang bilang gak ngerti atau gak nyambung. Padahal nilai seni film itu tidak terbatas pada kata-kata yang mudah di cerna saja, tapi harus penuh nilai imajinasi yang setiap orang memiliki kualitas imajinasinya masing-masing. Tapi guys thanks for coment nya yah... it shown me that any people care about it.

Tunggu film pendek selanjutnya. Cita-citanya sih pengen bikin yang science fiction gitu, kan jarang tuh film indo yang sci-fi, mudah-mudahan tahun depan tercapai amin....

#theendofthestory
“Bumi itu bulat dan senantiasa selalu berputar, siapin diri ya bro agar lu bisa ada di atas dan siapin juga agar bisa bertahan tetap diatas”
-jali gojali-



Thursday, February 16, 2012

DARI ARSITEK SAMPAI TIM KREATIF

“jika belum bisa, jangan sampai semangat belajarmu hilang, karena dari belajarlah diketahui apa yang menyebabkanmu belum menguasainya”
-jali gojali-

Keinginan untuk bekerja sesuai dengan rasa ketertarikan kita memang menjadi cita-cita dari kecil. Dulu pas umur 9 tahun kalau ditanya cita-citanya apa, jawabannya ingin jadi arsitek. Karena waktu kecil tuh rajin gambar rumah yang belakangnya ada dua gunung dimana ditengah-tengah dua gunung itu ada matahari yang “nyebul”, dikasih mata dan dikasih garis-garis sinar. Heheu... gak sama kaya yang lain yang kalau ditanya cita-citanya jadi apa, pasti jawabannya jadi dokter atau jadi presiden. Sampai masa SMA pun hati ini “kekeuh-sumekeuh” pengen jadi Arsitek walau gambarnya amburadul dan jarang-jarang lagi bikin gambar-gambar rumah. Tapi guys passion itu tercipta karena kita ngerasa kita nyaman dan asyik mengerjakannya, sesulit apapun pekerjaannya kalau kita suka pada pekerjaan itu tentu ujungnya bakal kita kerjain dan selesai. 



Kelas 3 SMA (2004) akhirnya ada yang mengalihkan perhatian saya dari sekedar ingin jadi arsitek, berubah ingin menjadi ahli di bidang komputer.
Hal itu berawal dari suatu hari dimana pada saat praktikum Internet di sebuah lab komputer di lakukan. Kala itu pak Inti Zamsolih guru saya menerangkan tentang bagaimana cara membuat e-mail yahoo dan dasar-dasar browsing internet dengan membuka situs kompas.com, sampai akhirnya semangat untuk tau lebih lanjut tentang teknologi ini saya terus lakukan.

Energi kuat dan usaha-usaha yang keras saya lakukan dalam mempelajari komputer ini. Saya sangat tertarik pada internet dimana saat itu di daerah saya belum banyak akses internet seperti sekarang. Saya paling rajin kalau ada praktikum komputer, berakrab ria sama guru komputer dan selalu aktif kalau diskusi soal komputer. Rajin membeli majalah “Komputer Aktif” yang sangat ngetren pada saat itu, sampai instal-instal program gak jelas di lab komputer sekolah semakin buat saya yakin menentukan pilihan kuliah di jurusan Tehnik Infomatika di salah satu Akademi di kota Serang. Walaupun gak sampai tuntas, cukup kiranya meberikan pada saya dasar-dasar komputer yang sangat bermanfaat sampai sekarang.

Walau sudah putus kuliah pada saat itu, belajar secara otodidak terus dilakukan, sambilan panggilan servis komputer milik teman atau sekedar berbagi saran dan instalasi program/game di komputer teman, membuat aktifitas ini selain mengembangkan kemampuan juga mendatangkan pemasukan yang lumayan.

Masuk dalam dunia komputer serasa menemukan kehidupan baru yang sangat cerah bagi saya, menurut saya komputer itu perangkat masa depan yang akan terus berkembang dan terus dibutuhkan banyak orang. Selalu ingin terus belajar dan belajar membuat saya memiliki pemahaman yang jelas antara Software dan Hardware serta teknologi internet yang semakin hari kian canggih. Lebih dari itu teknologi perangkat telepon genggam juga menambah ketertarikan saya terhadap teknologi komputer. Apalagi kedua perangkat itu memiliki interkonektifitas yang saling menunjang satu sama lain. Teknologi pun terus berkembang, nampaknya sekarang waktunya beralih ke dunia Internet. Keranjingan browsing bukan malah bikin saya bosan, tapi malah semakin tertantang menemukan hal-hal yang lain lagi. Hobi saya kini adalah browsing, chating, download, instal program, bikin situs, blog dan email. Sam hal nya dengan perangkat mobile telepon genggam yang saya punya yang kebetulan bisa juga saya gunakan untuk berselancar didunia maya walau masih berkemampuan standar dan terbatas untuk membuka situs-situs mobile.  

Hobi ini pun terus berlanjut sampai menemukan situs jejaring sosial yang fenomenal saat itu friendster (2005-2008) yang lagi trend di kalangan anak pelajar dan mahasiswa, situs ini terkenal dengan jargon "testimoni" nya dimana setiap teman memberikan sebuah testimoni terhadap diri kita, sehingga kita bisa tau penilaian teman itu seperti apa. Disusul pada Maret 2009, saya membuat akun facebook dan dimulailah era sosial media yang pesat sampai sekarang. Juga saya masih ingat sekali ketika sebelum facebook ada saya bergabung di komunitas Opera dengan sebutan MyOpera yang intinya sama sih untuk bergaul dan berteman di dunia maya. Sampai sekarang ini banyak bermunculan situs jejaring sosial semisal Twitter, path, instagram dan kawan-kawannya. Khusus untuk video ada Youtube, dailymotion dan kawan-kawannya. Dipastikan saya punya akun disetiap situs tersebut. Khususnya di channel youtube saya memiliki 3 akun channel yang ketiganya aktif dan video yang di upload nya pun lumayan banyak.



Di tahun 2009 saya memutuskan memulai kuliah lagi tapi bukan di bidang teknologi komputer. Saya lebih tertarik pada dunia multimedia yang menurut saya enjoy untuk dijalani. Saya suka mendokumentasikan sesuatu lewat video dan foto, saya suka mem-postingnya lewat jejaring sosial baik facebook, twitter atau instagram. Meng-upload video di youtube, membuat tulisan di blog atau hanya sekedar melihat-lihat isi website dan video yang di unggah orang. Saya memutuskan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi yang sesuai dengan apa yang saya butuhkan untuk menunjang passion saya tersebut.

Saya pemirsa TV yang gak cuma nonton berita, film , musik atau apalah. Saya juga menilai stasiun televisinya, kualitas gambarnya, kinerja kru dan orang-orang dibaliknya, variasi program yang ditayangkan dan semua hal mengenai dunia broadcast. Suatu hari saya membuat perbandingan kualitas gambar stasiun-stasiun tv swasta di indonesia. Dimana menurut saya SCTV memiliki kualitas gambar yang lembut, RCTI yang best contras, TransTV yang charming, dan TVRI yang standar banget. Sedangkan dari segi “best crew” TransTV jauh diatas semua stasiun TV swasta yang lain. Solidaritas sesama kru, interaksi antara kru dengan artis di saat onframe terjalin baik dan memunculkan daya tarik tersendiri pada alur program tayangannya. Sedangkan TV lain tetap kekeuh menyembunyikan kru nya seakan mereka seharusnya di belakang kamera saja. Solidaritas yang dimunculkan kru TransTV inilah yang membuat saya berangan-angan ingin sekali suatu saat nanti menjadi bagian dari keluarga besar mereka. Berkarir sebagai Team Kreatif atau FD (Floor Director) di acara-acara “in-house production” nya. Tapi saat ini saya masih semster 6 , nanti deh  inyaallah saya mau job trainning/magang di sana jika memungkinkan.

Intinya keinginan itu selalu saya usahakan dan mudah-mudahan menjadi kenyataan dikemudian hari. Karena berharap dan berdoa dengan usaha nyata adalah cara terbaik untuk memperoleh apapun yang kita iniginkan.

#theendofthestory
“saya ini mahluk dinamis yang tunduk pada keinginan-keinginan imajinatif yang sedang saya rasakan gejalanya, hanya waktu dan kekuatan pikiran yang mengantar saya pada titik-titik keberhasilan dan pencapaian atas apa yang saya khayalkan sebelumnya”

-jali gojali-

Wednesday, April 14, 2010

Puisi Yang Menyentuh


Sebenarnya tak sengaja browsing internet sambil menanti ngantuk tiba, sebagai kebiasaan setiap malam diujung kelelahan. Sudah jam 11 lewat 10 menit saat itu, setelah buka foxit reader untuk baca-baca modul kuliah Opini Publik dan Perencanaan Program Komunikasi. Males sih tapi mata masih saja terbuka seakan ada yang mengganjal dengan batang korek api.

Tak sengaja situs online open learn milik UT mengantarkan aku pada blognya IKAUT dan menemukan posting yang mengingatkan puisi yang dibacakan Dedi Mizwar pada peringatan kebangkitan nasional di stasiun-stasiun TV disela-sela program tayangan. Bahasa puisi yang cukup menyentuh dan inspiring banget menurutku, apalagi suara Om Dedi yang vibra mengesankan sosok yang bijak dan melankolis membuat pendengar merasa bergetar dan tersentuh hatinya. Berikut puisi yang dibacakan Om Dedi Mizwar tersebut

Bangkit itu susah, susah melihat orang susah , senang melihat orang senang.
Bangkit itu takut, takut korupsi, takut makan yang bukan haknya.
Bangkit itu mencuri, mencuri perhatian dunia dalam prestasi.
Bangkit itu marah, marah bila martabat bangsa diinjak.
Bangkit itu tidak ada, tidak ada kata menyerah, tidak ada kata putus asa.
Bangkit itu malu, malu menjadi benalu, malu karena minta melulu.
Bangkit itu aku, untuk bangsaku.
dan....Bangkit itu berbuat, berbuat sesuatu untuk mewujudkan secara nyata cita-cita bangsa merdeka yang benar-benar menikmati kesejahteraan bangsanya secara merata!.

Kalau anda pernah mendengar puisi tersebut pasti merasa tersentuh apalagi menurutku sebagai pemuda Indonesia amat sangat terpanggil untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi bangsa ini, tentunya haruslah dibaca tidak hanya oraly (verbal) tetapi membacanya menggunakan bahasa hati nurani (feel) sehingga efeknya dapat kita rasakan sebagai api penyemangat dalam melakukan kegiatan yang positif.
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com