My Family

Kesederhanaan keluarga membentuk saya menjadi pribadi yang mandiri, berfikir dan penuh pertimbangan dalam menentukan sesuatu.

Graduation Moment

Ada banyak hal yang berkesan dalam hidup ini, diantaranya ketika kita berhasil melewati proses-demi proses pendewasaan.

Kegembiraan

Selalui ada hal yang mengejutkan yang membuat kamu selalu bersemangat melewati berbagai tantangan didepan, feel free and get realax.

Masa Depan

5 Point masa depan yang saya tulis adalah hal yang realistis yang saya yakin saya mampu melakukannya.

Work hard Pray Hard

Sealalu bersyukur dengan apa yang telah saya terima atas kegagalan dan keberhasilan, dan senantiasa terus berharap untuk menjadi yang lebih baik lagi kedepannya.

Showing posts with label SPIRITUAL. Show all posts
Showing posts with label SPIRITUAL. Show all posts

Thursday, January 1, 2015

4 Hal Yang Membuatmu Berhasil


Sadar bahwa banyak kekurangan dalam diri ini menjadikan saya pribadi yang selalu korektif dalam segala hal. Selalu introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas pribadi dalam segala bentuk aktifitas. Namun apapun yang terjadi bahwa hidup itu harus di syukuri, nikmat yang telah Allah berikan pada saya begitu banyak, menjadikan saya memahami apa sebenarnya makna hidup seutuhnya. 

Masalah itu bukan masalah, masalah itu kehidupan. Tidak ada hidup yang tanpa masalah, manusia hidup karena masalah itu sendiri. Mulai dari dalam perut ibu, seorang bayi sudah memiliki masalah, masalah bagaimana keadaan kesehatannya dalam kandungan, masalah bagaimana ia nanti dilahirkan dan masalah yang nanti akan ia hadapi setelah lahir. So... "masalah" itu kehidupan itu sendiri bukan, tidak ada yang salah dengan masalah, yang ada adalah bagaimana kita menghadapi dan memperlakukan setiap permasalahan yang kita hadapi itu. Jadi buat saya ini merupakan sebuah kewajaran dalam hidup yang tidak harus dipermasalahkan. 

Dibalik itu semua, manusia memiliki cita-cita dan keinginan yang senantiasa mereka terus coba dapatkan, sebagian ada yang berhasil di capai sebagian lagi belum berhasil. Setiap orang memiliki perbedaan tingkat keberhasilannya masing-masing. Ada yang kurang berpengalaman, kurang persiapan, kurang perhitungan, kurang dukungan, atau butuh waktu lebih lama dibandingkan dengan orang lain. Kekurangan itu yang membedakan. Terus belajar dan berusaha dengan meminta dukungan sang pencipta (doa) adalah jalan terbaik untuk mengurangi "kekurangan" itu. Dibutuhkan kesabaran dan ketegaran jika kiranya apa yang kita inginkan belum kita dapatkan.

Dalam meraih cita-cita, saya menerapkan 4 hal agar apa yang kita inginkan berhasil kita dapatkan/capai, tingkat kebrhasilannya mungkin akan berbeda pada setiap orang, namun selama ini saya merasa cara ini adalah yang terbaik dan memberikan hasil.

1. Tekad
Semua orang harus memiliki tekad yang kuat untuk mengejar cita-citanya. Kita harus memiliki keinginan, menanamkannya di benak kita bahwa "saya harus bisa". buatlah kalimat afirmasi yang positif semisal "saya adalah pemberani", "saya adalah manusia super" atau lebih spesifik lagi "saya harus lulus", saya bisa melakukan pekerjaan ini". Kekuatannya dapat membuat kita yakin dan bersemangat dalam mengejar apa yang kita inginkan. 

2. Usaha
Tidak akan ada beras yang bisa dijadikan nasi jika tidak ada petani yang menggarap sawah. Tidak ada keinginan yang bisa didapat tanpa usaha. Tidak ada cita-cita yang akan tercapai tanpa upaya-upaya nyata. Maka melakukan sesuatu yang mendukung pada apa yang menjadi keinginanmu agar terkabul adalah hal yang logis dan alamiah. Karena dalam setiap usaha yang kita lakukan ada 2 nilai kebaikan yang mendukung pada keberhasilan, pertama nilai pembiasaan dimana kita akan terbiasa dengan budaya kerja keras untuk mendapatkan sesuatu, dan ke dua adalah nilai doa dimana tuhan akan melihat apa yang sedang kita lakukan untuk kebaikan hidup diri kita sendiri dan orang lain disekitar kita, sehingga memudahkannya untuk sampai lebih cepat pada cita-cita yang akan kita raih.

3. Doa
Setiap usaha yang kita lakukan harus dibarengi dengan doa. Doa akan membuat usaha-usaha kita lancar dan dipermudah, membuka hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, memberikan kesempatan yang tak terduga, dan memberikan hasil diluar dugaan kita. Dalam doa butuh kesabaran dan keikhlasan, dalam doa butuh pembiasaan dan pengkhususan. Misal rajin beribadah sesuai waktunya, menjalankan sholat sunah tertentu (Duha, Tahajud), serta bersedekah. Jangan anggap sepele hal ini karena sudah banyak orang melakukannya untuk mendukung usaha-usaha nyata mereka dengan hasil yang ajaib.

Saya membagi doa kedalam 3 jenis 
1. Doa "pembiasaan" yang kita panjatkan sendiri yaitu permintaan kita kepada tuhan secara langsung, baik doa yang kita ucapkan setiap saat, atau setelah  sholat lima waktu (misal : Bersyukur, meminta diberikan kesehatan, dan permintaan yang umum dan ringan). Khusus untuk bersyukur juga merupakan doa yang baik dimana Allah akan menambahkan nikmat bagi orang-rang yang bersyukur, maka selalu bersyukurlah atas apa yang telah Allah berikan pada kita baik yang kecil ataupun yang besar.
2. Doa "khusus" yang kita panjatkan dengan melakukan sholat sunah tertentu, misal ingin mendapatkan rizki dengan melakukang sholat sunah Duha, ingin dikabulkan permintaan khusus dengan sholat Tahajud. dan sholat-sholat khusus lain dengan permintaan khususnya.
3. Doa "Orang" yang ada disekeliling kita. Doa yang mustajab salah satunya doa dari orang tua terutama Ibu. Mintalah doa padanya agar dipermudah atas setip usaha yang kita lakukan. Selanjtnya doa anak Yatim/Piatu juga salah satu doa yang mustajab. yang terakhir adalah doa orang-orang soleh dam solehah, doa ini bisa kita mintai pada anggota keluarga kita, teman, kerabat atau orang-orang terdekat lainnya. 

4. Sabar
Tidak semua orang yang berusaha diberikan keberuntungan secepat yang ia inginkan. Kita harus bersabar karena selalu ada proses yang harus kita lewati dan harus kita tunggu dimana membutuhkan kesabaran untuk mendapatkannya. Kesabaran itu adalah bentuk ketakwaan yang menguatkan, tidak banyak orang yang bertahan dan bahkan prustasi dengan keadaan. Kesabaran bukan menunggu sambil perpangku tangan, duduk diam meratapi. Disinilah kita sedang diuji dan introspeksi diri, apa yang kurang, apa yang berlebihan, sudah benarkah apa yang kita lakukan dan apa yang sebaiknya kita lakukan. Koreksi atas apa yang kita lakukan adalah bentuk kesabaran yang terbaik, dimana akan selalu ada alternartif lain yang membuat kesabaran itu membuahkan keberhasilan.

Kita berdoa mudah-mudahan setiap upaya yang kita lakukan selalu medapat dukungan Allah SWT dan orang-orang sekitar, karena lewat tangan-tangan itulah setiap usaha yang kita lakukan akan dipermudah dan diringankan.
Mungkin itulah ke 4 hal yang bisa membuat kita berhasil, semua memilki ketergantungan satu sama lain. Tidak ada keberuntungan yang benar-benar beruntung, semuanya harus melalui jalan-jalan yang alamiah untuk selanjutnya melalui jalan-jalan tersebut kita mendapatkan keberuntungan didalamnya.

#theendofthestory
"usiamu adalah buku tebal yang berisi tulisan-tulisan kehidupan, jika kau tulis dengan hal-hal baik, maka banyak orang yang akan membaca kebaikan itu, hal yang demikianlah yang membuat kehidupanmu berhasil"
-jali gojali- 



Monday, December 29, 2014

BENCANA ITU BUKAN BENCANA

For a 10 year tsunami Aceh memorial

“semua yang ada di langit dan dibumi itu aturan baku yang alamiah, yang tunduk pada peraturan-peraturan yang sudah digariskan sesuai dengan prinsip keseimbangan alam yang diciptakan-Nya”
-jali gojali-

“sungguh, kami menciptakan segala sesuatu dengan qadar (kadar/aturan/takaran) nya”
(QS. Al-Qamar: 49)



Begitu jelas firman Allah diatas menggambarkan bahwa semua yang ada di langit dan dibumi diciptakannya dengan kadar, aturan dan takarannya masing-masing. Bumi sebagai ciptaan Allah beserta isinya, mahluk hidup yang mendiaminya mau tidak mau harus tunduk pada Qadar (kadar) yang telah diatur dan ditakar oleh penciptanya Allah SWT. Allah menciptakan daratan dan lautan yang ditanami pepohonan yang bermanfaat bagi kelayakan hidup penghuninya. Allah sudah menakar dengan kadar yang seimbang apa-apa saja yang ada didalamnya. Di laut Allah telah ciptakan terumbu karang sebagai tempat tinggal jutaan spesies ikan, membangun gunung-gunung, tebing-tebing tinggi, jurang yang curam, dengan komposisi lapisan tanah yang berlapis-lapis.
Lalu bagaimana dengan benda yang ada diangkasa, bukankah semakin rumit takaran dan hitungannya. Perputaran bumi pada porosnya, terpaan sinar matahari, bulan yang mengelilingi bumi, serta gugusan bintang yang tersebar maha luasnya di luar angkasa sehingga sulit kita kenali satu persatu. Dinamisme alam satu sama lain saling bergantung dan memberi pengaruh, putaran bumi pada porosnya menyebabkan adanya siang dan malam, panas matahari yang memberikan penerangan dan berbagai manfaat baik positif dan negatif pada bumi yang kita tinggali, bulan yang mempengaruhi pasang-surut air laut, kesemua adalah aturan dan takaran yang mau tidak mau sudah menjadi “qadar” nya.

Jika sinar matahari itu membuat kulit kita menjadi gelap kehitaman, maka apa yang sedang terjadi adalah dinamisme alamiah yang disebut “Qadar” (kadar/takaran).  seperti  air laut itu asin dan air sungai itu tawar, menguapnya air laut yang disinari matahari menjadi awan dan terbawanya awan oleh angin ke daratan sehingga turunlah hujan di gunung, membasahi permukaan daratan, menyirami pepohonan, menyimpannya di perut bumi dan sebagian mengalir mengisi sungai-sungai membentuk arus dari hulu ke hilir dan kemudian kembali ke lautan, sungguh dinamisme yang terjadi sangat luar biasa hebatnya dan  harus menjadi syukur bagi orang-orang yang berfikir.

Lalu bagaimana jika bencana datang, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, gunung meletus, angin kecang, pemanasan global? Apakah juga merupakan dinamisme alamiah?
Bukankah umur bumi itu sangat tua dari apa yang kita ketahui. Bumi sudah banyak melewati fase-fase pada masanya,  itu terjadi milyaran tahun yang lalu yang luput dari pengamatan mata manusia. Teori Big Bang yang menjelaskan bahwa bumi tercipta karena ledakan maha dahsyat dari tubrukan benda-benda di luar angkasa juga menunjukan bahwa apa yang disebut “qadar” dan “qada” adalah dimensi alamiah yang selayaknya terjadi dengan tujuan mebentuk, menyeimbangkan, menggantikan, merubah dalam fase-fase yang teratur. Begitu juga setelah bumi terbentuk, pulau-pulau yang terbentuk dalam kurun waktu yang sangat lama adalah dinamisme alamiah yang tidak bisa di campurtangani oleh siapapun termasuk manusia.

Manusia sebagai bagian kecil dari alam adalah mahluk tidak berdaya mau tidak mau harus tunduk pada peraturan alam dimana telah diataur oleh Allah SWT. Bencana yang terjadi secara alamiah adalah sesuatu hal yang seharusnya terjadi karena alam sedang ada pada sifat dinamisnya, sedang menakar dirinya dengan hukum-hukum alamnya, sedangkan manusia adalah bagian dari alam yang tunduk pada hukum-hukum tersebut. Maka sesungguhnya bencana yang datang dari alam adalah sebuah fase-fase  progresif sebagaimana awalnya bumi terbentuk milyaran tahun yang lalu.

Pulau-pulau yang dulunya menyatu kini terpisah-pisah dengan bantuan fenomena alam yang terjadi seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor dan letusan gunung dalam kurun waktu jutaan tahun. Secara alamiah jika kita fikir sesungguhnya itu bukan bencana, bukan hal yang menjadi ketakutan bagi orang-orang beriman, karena jelas itu hukum alam yang terus dan akan terus berlaku di bumi sesuai fase-fase progresif berjenjang yang alamiah. Walaupun memang dampak yang ditimbulkan mampu menghancurkan peradaban umat manusia di bumi yang selanjutnya kita kenal dengan istilah Kiamat “wallahualam bissawab”



Maka semua gejala alam yang terjadi baik itu gempa bumi, tsunami, tanah longsor, angin puting beliung adalah merupakan fenomena alam yang bergerak berdasar hukumnya, berdasar takarannya “qadar”, dengan fase-fase progresif berjenjang, yang entah seperti apa nanti, kapan dan bagaimana keadaan bumi dimasa yang akan datang. Manusia masa depan tentu tidak sama dengan keadaan manusia sekarang, karena sifat alamiah yang dimilikinya yang harus tunduk pada aturan alam senantiasa beradaptasi dengan keadaan alam dimasanya ia hidup, dimana ia tinggal dengan keadaan seperti apa kelak bumi itu.

Fenomena pemanasan global yang banyak dibahas diberbagai forum internasional adalah hal serius yang berdampak besar pada keadaan bumi mendatang. Kemungkinan-kemungkinan yang sekarang bisa diramalkan terhadap kelangsungan hidup manusia dimasa depan harus dipersiapkan dari sekarang. Dampak pemanasan global ditambah lapisan ozon yang menipis mengakibatkan suhu bumi meningkat. Ancaman melelehnya es di kutub utara dan kutub selatan adalah perkara besar yang berdampak masif untuk kelangsungan hidup manusia. Bayangkan jika es di kedua kudub itu mencair? Nampaknya ibukota Jakarta akan hilang terendam air dan bahkan pulau jawa akan membentuk beberapa pulau terpisah “wallahualam bissawab”. Apakah itu bencana? Itu fenomena alam yang alamiah, alam sedang menakar dirinya sesuai dengan “qadar” dan fase-fase progresif berjenjang, sedangkan manusia yang terkena imbasnya sering mengartikan itu sebagai bencana. Maka tidak usah lagi menamakan ini bencana, ini adalah fenomena alam yang dinamis, manusia hanya bagian dari alam yang dinamis tersebut.



#theendofthestory
“bahwa tidak ada tempat yang luput dari bencana di bumi ini, gunung meletus, tanah longsor, gempa bumi, tsunami adalah bagian kecil fenomena keseimbangan alam yang patut kita ketahui, maka hal terpenting adalah menghindari sifat apatis dan egois terhadap kelangsungan alam seraya beriman dan bertakwa pada sang penciptanya Allah SWT. Tidak ada yang salah dan sepantasnya tidak saling menyalahkan atas apa yang terjadi pada alam karena hukum-hukumnya jelas terlihat, terkecuali bagi orang-rang yang merusak”

Ramalan aneh ku....
-         -  Masa depan kehidupan manusia melengkapi pakaiannya dengan alat ozonizer atau sejenisnya agar terhindar dari panasnya terik matahari.
-      - Semua manusia memiliki pakaian yang sama yang dpat diisi ulang kelengkapan didalamnya, seperti pakaian yang berpendingin udara, anti sinar UV dan melembabkan kulit
-         - Rata-rata IQ anak masa depan adalah 130 (mendekati jenius)
-     - Alat komunikasinya dipakai layaknya jam atau kacamata. Tidak lagi digenggam atau di masukan kedalam saku
-    - Penduduknya menggunakan kendaraan supercepat 5x dari kecapatan rata-rata kendaraan yang banyak dipakai sekarang.

k

Saturday, December 31, 2011

RENUNGAN UJUNG TAHUN 2011

Memilih merenung di malam pergantian tahun ini, menghindar dari gemerlapnya kembang api dan derunya mesin dijalan, hingar bingar kehidupan yang penuh perayaan. Hanya bisa berdoa dengan sedikit getaran jiwa yang terdalam, berharap didepan adalah esok yang tercerahkan. Mungkin ini yang terdalam karena kesempatan kemarin dimalam yang sama larut dalam gembira. Mendekat untuk mengerti kehidupan, merasakan hembusan angin terahir di malam terakhir tahun 2011, di iringi lagu instrument pianis berirama jaz Jim Brickman, membuat ku lebih senang (terharu), suara-suara alam itu lebih menyejukan ya.. dibanding berduyun-duyunnya orang untuk merayakan malam pergantian tahun ini.

Sejenak terfikir yang pernah kulakukan juga, Banyak orang pergi ke pantai, bawa terompet, kembang api, malem-malem, jam 12, ramai, sorak sorai, ..... dan sekarang terdiam dalam keheningan berfikir untuk apa semua itu, ritual setahun sekali kah?, kumpul-kumpul kah? melihat keramaian kah? berbuat hal-hal yang ? kah? entahlah, itu terserah mereka dan lagi saya seorang Liberalis yang menghormati kebebasan. Yang jelas inilah cara menikmati malam pergantian yang sedang ku lakukan, cara yang sederhana, cara untuk memaknai hidup lebih dalam, cara bersyukur dengan apa yang telah didapatkan, cara mengharap atas apa yang belum tercapai, dan hatipun mulai berkata:

"Ya... Allah aku penuh syukur atas pemberian Mu selama ini, jika malam ini aku senang, itu karena aku merasa lebih dekat denganMu, apa yang menjadi kekuranganku bukanlah kerugianku, karena kelebihan yang Kau berikan kepada Hambamu ini suatu saat akan bermanfaat untuk lebih banyak orang.

Ya... Allah, kekuatan ku selama ini yang tentunya pemberianmu adalah bentuk cintamu  pada hambamu, maka semakin besar syukurku jika apa yang kumiliki ini dapat terus bermanfaat bagi lingkungan ku, Jadikan aku Umatmu yang terus bersyukur, sambil berharap kebaikan-kebaikan terus menghampiri ku

ya... Alah
Tidaklah aku cengeng jika harus menutup mata ketika berdoa kepadamu, bukan tak kuasa jika hatiku harus bergetar saat mengangkatkan kedua tangan ini, hanya karena begitu banyaknya hal yang kau berikan padaku, hal yang diluar batas pikiranku, sebuah kekayaan hati yang membuatku hidup sampai sekarang ini, CINTA DAN KASIH SAYANG adalah dua hal yang kau berikan pada orang-orang disekitarku sehingga mereka mengashi dan menyayangiku, karena aku tidak bisa hidup tanpa dua hal itu. Maka berikanlah rahmat dan hidayahMu pada semuanya yang telah memberikan itu padaku khususnya kedua orang tua ku, keluargaku, teman dan sahabatku, serta orang-orang yang memberikan cinta itu padaku.


Ya... Allah
Jika kelebihan-kelebihan yang kumiliki ini baik, maka ijinkan aku berada pada kesempatan-kesempatan yang baik pula, agar lebih banyak lagi yang dapat aku berikan, asal kau tidak menghilangkan Cinta dan Kasih sayang dari sisiku, karena disitulah aku hidup.

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com